hallooo temannnn….aku ada ide buat mengembangkan parekita. aku kepikiran bikin distro dengan nama parekita sebagai brand identitynya. ya supaya anak-anak muda pare bangga dengan parenya. apalagi banyak orang pare yang tersebar di seluruh penjuru dunia ini. ada kalanya mereka juga kangen dengan pare. ya kita mencari remah-remah rejeki dengan situasi seperti itu. kmrn aku jg sdh ngobrol dengan kenthus dan dia jg oke2 aja ketoke…malah jare kenthus cawek jg prnh ngobrolin soal distro itu. yang jadi pekerjaan rumah kita adalah isu-isu apa yang akan kita angkat untuk kita jadikan designnya. nanti sebagian barang-barangnya kita ngambil di bandung dan dipasang label parekita aja. ini baru sebatas ide, kalau kita mau serius menekuninya ya monggo-monggo aja. yang pasti, mumpung mimpi belum ada pajaknya, mari kita mimpi seliar-liarnya..hehehehe…!!!!
Bosan dengan pilihan menu kuliner di sekitar anda ??? Mungkin anda perlu mencoba sajian Sate 02 dan Keripik 02. Jenis makanan apa lagi nih…kok pakai kode 02.
Ya, bagi masyarakat Kediri umumnya dan Pare khususnya, Sate 02 dan Keripik 02 adalah istilah untuk menyebut olahan makanan dari daging bekicot. Berarti ya Sate Bekicot dan Keripik Bekicot…
Daerah Jengkol, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri adalah terkenal sebagai penghasil bekicot, baik yang diperoleh dari tangkapan alami maupun yang sudah dibudidayakan. Warga di sana kemudian mengolah daging bekicot tersebut menjadi sate ataupun keripik.
Eiitss..bagi anda yang sedang berkunjung ke Pare, tidak perlu jauh-jauh untuk pergi ke Jengkol untuk mencoba menu yang satu ini. Anda bisa menikmati Sate dan Keripik Bekicot ini di seputaran Taman Thamrin Pare. Tepatnya di seberang selatan dari Taman Thamrin.
Dijual dengan konsep lesehan sebagaimana penjaja makanan lain di sekitarnya, Mbok penjual sate dan keripik bekicot ini buka selepas maghrib. Menurut pengakuan si Mbok, bekicot yang dijualnya itu juga berasal dari daerah Jengkol.
Tidak seperti jenis sate lainnya, sate bekicot ini tidak dijual bersama nasi atau lontong, sehingga lebih sebagai “gadon” atau kudapan. Tapi kalau mau dibungkus pulang lalu dimakan dengan nasi ya..ok juga kok. Read the rest of this entry ?
puisi adalah sebuah penggambaran tentang keindahan, kebebasan, mimpi, cinta, kebencian, dan sebuah kematian. tentunya kita masih ingat film dead poets society yang diperankan oleh robbin williams. dalam film ini puisi adalah bintang utamanya. film ini akan mengajak kita menyaksikan kekuatan yang sangat massive dan ganjil dari sebuah puisi. di indonesia kita punya rustam effendi yang pada tahun 1924 menulis sebuah sajak yang kemudian sangat masyhur “sebab laguku menurut sukma”. rustam effendi adalah seorang revolusioner sastra kita. ia cermin dari orang-orang yang terbebaskan dari aturan. aturan dari tradisi yang membelenggu, yang terpasung. dan dia memulai pembangkangan itu melalui puisi. tahun 1936 s. takdir alisjahbana memproklamasikan bentuk pembangkangan yang lain. ia menyatakan akan meninggalkan alam kehidupan yang tenteram. kehidupan lama itu baginya seperti “tasik yang tenang tiada beriak” yang diteduhi gunung yang rimbun/dari angin dan topan”. di awal tahun 1940-an kita punya chairil anwar, penyair yang menamakan dirinya ” binatang jalang dari kumpulannya terbuang”. chairil menuliskan apa yang dianggap orang tabu untuk dibicarakan. toh pada akhirnya “sekali berarti sudah itu mati” begitu kata chairil dalam sajak “diponegoro”. dan agaknya kita harus tahu bahwa pembangkangan dan kebebasan adalah abadi.
apa kekuatan dari sebuah puisi sehingga bisa merubah sebuah tatanan kehidupan seseorang bahkan negara?seorang stalin pun dibuat merah telinganya oleh puisi. tanyakan hal itu kepada ray manzarek, pemain kibord dari band legendaris the doors. manzarek sangat terkesan dengan puisi buatan jim morrison yang berjudul “moonlight drive” yang menginspirasi dirinya untuk membentuk sebuah band. karena puisi itulah the doors dibentuk. nama band the doors diambil dari buku karya aldous huxley, “the doors ofperception”(aldous huxley mengambil kalimat “the doors of perception” dari puisinya penyair besar abad ke 18 william blake “if the doors of perception were cleansed, everything would appear to man as it is: infinite”). the doors dibentuk pada tahun 1965 (kita belum lahir bro…) dengan formasi ray manzarek (kibord), jim morrison (vokal), john densmore (drum), dan robby krieger (gitar). kemunculan the doors membawa suasana baru dalam musik rock saat itu. dengan musik yang kompleks, surealis dan sugestif yang mengeksplorasi lirik-lirik bertemakan seks, mistisisme, obat-obatan, pembunuhan, kegilaan hingga kematian. ditahun 1966 the doors tampil di whisky a go go, sebuah club di california selatan yang banyak melahirkan band-band terkenal seperti the byrds, buffalo springfield dan love dan menjadi home band tetap, yang kemudian membawanya dikontrak oleh elektra records pada 18 agustus 1966. namun pada 21 agustus the doors dipecat dari klub karena menyanyikan lagu “the end” dengan lirik yang sangat kontroversial, coba simak liriknya the end, “father? yes son? i want to kill you. mother? iwant to fuck you”. terinspirasi dari sebuah drama yunani “oedipus rex”, yang dalam kisahnya sang protagonis oedipus membunuh ayahnya dan menyetubuhi ibunya. oedipus adalah sandiwara yunani kuno yang di tulis oleh sophocles sekitar 2300 tahun yang lalu. oedipus adalah sebuah lakon yang kelam, seperti warna darah yang tua. oedipus adalah seorang yang dibuang untuk menghindari dari nasib yang dinujumkan kepadanya. nujum yang mengariskan hidupnya bahwa suatu hari nanti ia akan membunuh ayahnya raja laius dari kota thebes, dan menikahi ibunya sendiri. pada akhirnya oedipus menusuk bola matanya sendiri berkali-kali dengan peniti, hingga buta. oedipus adalah seorang berdosa yang tak bersalah. ia kalah oleh apa yang dikatakan orang yunani sebagai dike, “rancangan takdir”
debut album penuh the doors dirilis januari 1967 termasuk di dalamnya drama musikal “the end” selama 11 menit. morrison dan manzarek yang menyutradarai film promosi (sekarang disebut videoklip) untuk single pertamanya “break on through”, yang kemudian disusul “light my fire”. kemudian “strange days” dirilis, dan popularitas mereka pun kian menggila. mereka menggabungkan blues dan rock dengan unsur-unsur psychedelic yang belum pernah terdengar sebelumnya. nama the doors melambung karena reputasi morrison sebagai penantang, pemberontak, simbol seks dan “penghibur” sejati di atas panggung. dia menikmati hawa yang mengikutinya sebagai bintang, walaupun pada akhirnya dia merasa tertekan dengan keterbatasan hidupnya sebagai public figure. 17 september 1967 the doors diundang di cbs tv untuk tampil diacara ed sullivan show, sesaat sebelum tampil the doors diminta menganti lirik lagu “light my fire” dari “girl, wecouldn’t get much higher,” menjadi “girl, we couldn’t get much better”. tapi apa lacur, morrison tetap membawain lagu itu sesuai aslinya. di akhir acara ed sullivan ogah diajak salaman sama anggota the doors. bukan morrison kalau ngak bikin onar lagi, tanggal 10 desember 1967 ia ditahan oleh polisi new haven, connecticut. gara-gara menghina polisi di depan penonton. morrison berkata bahwa ia habis dipukuli oleh polisi dibelakang panggung saat ia indehoy dengan seorang gadis. akhir 1967 album “strange days” dirilis dengan lagu-lagu seperti “when the music’s over”, “people are strange” dan “love me twotimes”. tahun-tahun selanjutnya the doors terus merilis albumnya, setelah “strange days”, the doors merilis album “waiting for the sun”. saat mengerjakan album “waiting for thesun”, morrison benar-benar dalam keadaan ketergantungan terhadap alkohol. dan puncaknya terjadi pada 1 maret 1969 ketika the doors show di miami, florida. sebelum konser morrison nenggak alkohol seharian. tiba saat konser dimulai, didepan 6900 penonton morrison berteriak “anything you want, let’s do it”, seketika itu pula morrison melucuti pakaiannya dan menari-nari seperti orang indian, dasar gilaaaaa….!!!! . peristiwa itulah yang membuat manzarek mencak-mencak dan marah besar dengan morrison. akibat dari peristiwa itu semua konser the doors dibatalkan. Read the rest of this entry ?
Coba apa yang ada di pikiran kalian kalo mendengarkan kata “Rock & RollMusic“? pasti jawabanya tentang music yang berasal dari Amerika yang muncul sekitar tahun 50an, yang di pelopori Chuck Berry, B.B King, Ray Charles, Buddy Holly, Little Richard, atau artis dari Sun Record (Elvis Presley, Jerry Lee Lewis, Carl Perkins, Roy Orbison, Johnny Cash).
Mereka yang saya sebut diatas emang Rock n Roll Music pioneers yang ada di peta musik, tapi anda melupakan satu sosok pahlawan Rock n Roll yang berasal dari negri yang kita sayangi ini, mereka adalah Tielman Brothers. mereka adalah band pertama berasal dari indonesia yang sukses go International di tahun 1950an, mereka juga salah satu pioneers of Rock n Roll yang sangat berpengaruh di Eropa, mereka muncul jauh sebelum The Beatles atau Rolling Stones. dan musik mereka disebut INDOROCK, yeah perpaduan antara Music Indonesia dan Barat. yang berakar pada musik keroncong.
Perjalanan musik The Tielman Brothers dimulai di Surabaya pada tahun 1945, dimana empat kakak beradik laki-laki dan seorang adik perempuannya, Jane, sering tampil membawakan lagu-lagu dan tarian daerah. Kemampuan musik mereka diturunkan dari sang ayah, Herman Tielman, seorang kapten tentara KNIL (yang akhirnya ditangkap oleh tentara jepang dan dimasukkan ke kamp konsentrasi), yang sering bermain musik bersama teman-temannya dirumahnya di Surabaya. Band ini dulunya memakai nama THE TIMOR RHYTHN BROTHERS, yang kemudian dirubah menjadi The Tielman Brothers. Asal tau aja, band ini juga pernah main di kediaman Presiden Soekarno.
Berawal dari ketertarikan Ponthon untuk memainkan contrabass yang diikuti saudara-saudaranya yang lain. Reggy mempelajari banjo, Loulou mempelajari drum, dan Andy mempelajari gitar. Penampilan pertama mereka pada acara pesta di rumahnya membuat teman-teman ayahnya kagum dengan membawakan lagu-lagu sulit seperti Tiger Rag dan 12th Street Rag. Sejak saat itu mereka sering tampil di acara-acara pribadi di Surabaya. Tawaran tampil pun berdatangan dari berbagai daerah di Indonesia. Sampai pada akhirnya pada tahun 1957 mereka sekeluarga memutuskan untuk hijrah ke Belanda. kepindahan mereka ke Belanda mengantarkan mereka untuk melakukan tour keliling Eropa. The Tielman Brothers adalah salah satu hal yang patut kita catat dalam sejarah musik rock and roll di Indonesia, khususnya Surabaya sebagai barometer musik rock di Indonesia.
The Tielman Brothers dipercaya lebih dulu memperkenalkan musik beraliran rock sebelum The Beatles. Aksi panggung mereka dikenal selalu atraktif dan menghibur. Mereka tampil sambil melompat-lompat, berguling-guling, serta menampilkan permainan gitar, bass, dan drum yang menawan. Andy Tielman, sang frontman, bahkan dipercaya telah mempopulerkan atraksi bermain gitar dengan gigi, dibelakang kepala atau dibelakang badan jauh sebelum Jimi Hendrix, Jimmy Page atau Ritchie Blackmore
Lihat Video dibawah ini, The Beatles & Rolling Stones akan terasa seperti amatiran…hahaha, dan jika kamu merasa sebagai orang Indonesia….you should be proud guys…(”si peniup salju” dan sonny bdoors)