Archive for the ‘Cerita seputar Pare’ Category

h1

Cangruk Part 2….The “Legen” dan Nge-Jam

May 25, 2009

Peserta cangkrukan kali ini gak banyak…cuma 4 orang. Jadi berbeda suasananya karena satu orang ini jarang pulang kampung ke Pare. Makanya begitu dia pulang,….telpon sana..telpon sini. Ada yg lagi di Nganjuk..disuruh ke Pare, Ada yg lagi sibuk nganter istri dan makaryo…disuruh datang, ada juga yg mau ke Malang acara keluarga…juga disuruh datang.

Lokasi Cangkruk : Kios Legen depan POM Bensin Kwagean dan Den’s Studio Music, PJKA.

Pertama, kumpul disik, ngobrol ngalor-ngidul, ngudut, kangen-kangenan, nyamil kripik bekicot, tahu goreng, gak lupa Legen…wuiihhh jan nyaman tenan kae…

Trus, nge-jam…Lagune sembarang, pokok sing eling dan semua tau. Yang penting hepi, kesel “ngguyuuu” tok….wkwkwkwkwk. Mengingat masa muda dulu…saat belum mikir tanggungan apa-apa. Sehabis cangkruk dan nge-jam, pulang kembali ke “dunia” masing-masing…Matur suwun yo cah… (behind the scene : Garenk, Kenthuz, Lybott, The-Mo)

h1

Gudang Informasi yang “Semangkin” Merana

May 9, 2009

Perpustakaan seharusnya menjadi tempat kita mencari informasi tentang segala hal bidang keilmuan. Perpustakaan seharusnya menjadi tempat yg menyenangkan untuk membaca dan berdiskusi. Perpus se(harus)nya menyediakan banyak koleksi buku.  20 tahun yang lalu, di kota pare didirikan sebuah perpustakaan daerah. Peresmiannya berbarengan dengan peresmian patung mastrip. Bahkan perpus ini pun juga mengunakan nama mastrip.

Perpustakaan mastrip diresmikan oleh Mendikbud saat itu, Bapak Fuad Hassan pada tanggal 30 November 1989. bangunannya terdiri dari dua lantai. Di lantai satu terdapat buku-buku literatur seperti ensiklopedia, kliping majalah, koran. Pada awalnya, perpustakaan ini ramai dikunjungi oleh siswa-siswa pelajar di kota pare. Tapi karena tidak adanya penambahan buku-buku baru, perpus ini mulai di tinggalkan oleh para pelajar pare. Koleksi buku yg sudah lama dan sampul buku yg sudah usang (malah bikin flu) menjadi pemandangan yang menghiasi rak-rak buku. Sebagai warga pare, kita seharusnya marah melihat keadaan perpus ini. Tapi, kita harus marah kepada siapa?. Sudah saatnya teman-teman warga pare yang berada di luar pare ikut “kancut tali wanda” dalam memberikan kontribusi buat perpus kita ini.

Saya punya ide, bagaimana kalau kita membikin gerakan “SEJUTA BUKU UNTUK PERPUSKU”. Kita kumpulin buku-buku yang sudah tidak terpakai untuk kita sumbangkan ke perpustakaan mastrip. Kalau bukan kita, siapa lagi yang akan membantu memperbanyak koleksi buku di perpus mastrip. Ayooo, reekkkk…support your local movement..!!! (sonny bdoors)

note: terima kasih buat dik ega sdh mau menyempatkan diri untuk motret perpus masrip. tak tunggu photo2 yg lainnya.

ps: suwun buat mbah admin…wis mau di repotke motret bangunan luar perpus mastrip…ning di tunggu photo yg laine lo mbah..!!!

h1

ternyata pare juga bisa banjir

April 5, 2009

cintailah lingkungan sekitar kita, cintailah alam indonesia, cintailah kota kita, cintailah keluarga kita. ternyata murka Tuhan bisa datang kapan saja dan di mana saja (bayangkan kalau kita di posisi para korban banjir bandang lahar gunung kelud). terima kasih buat mas Paulus Paul atas photo-photonya. jangan kapok loh mas, kalau punya photo2 kota pare jaman dulu dan sekarang juga bisa di emailkan. (sonny bdoors)

h1

PKL Pare Kediri Harus Direlokalisasi

March 23, 2009

Menjamurnya Pedagang Kaki Lima (PKL) di Pare membuat dewan gerah juga. Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Kediri Heri Purnawirawan meminta agar Pemkab Kediri segera melakukan relokalisasi. “PKL itu harus ditempatkan di tempat khusus agar tidak semrawut,” tandasnya.

baca lengkapnya di sini

h1

PONARI SWEAT

February 18, 2009

fenomena ponari ternyata membuat kita menjadi kreatif…untuk mensiasati agar tidak perlu antri berdesak-desakan dan kepanasan kini sudah hadir air dari ponari dalam bentuk kemasan.

kemasan botol ponari sweat yang cukup handy dan ergonomis membuatnya mudah dan ringkas untuk di bawa dalam aktifitas sehari-hari.

begitu populernya ponari billboardnya terpasang di sebuah jalan kota di luar negeri. mungkin kekondangan ponari sampai juga di telinga orang-orang luar negeri. dan masyarakat luar negeri pun sudah tersugesti dengan air dari ponari.

setelah gempar dengan berita pembunuhan berantai yang dilakukan oleh ryan, kini jombang di gemparkan lagi oleh si dukun cilik ponari. batu ajaibnya ternyata mampu menyembuhkan berbagai macam penyakit. setiap hari di televisi kita melihat antrian orang yang panjang dan berdesak-desakan. bahkan sampai menelan korban jiwa. menurut teman kita si inot, ini adalah tamparan bagi pemerintah karena tidak mampu memberikan pelayanan kesehatan murah dan gratis kepada masyarakatnya…dan ironisnya lagi menurut ibu menkes, “biarkan saja fenomena ini terjadi, nanti akan hilang sendiri”. (sonny bdoors)

NOTE:

“INI HANYA GUYONAN SAJA, IMAGE DI ATAS CUMA REKAYASA BELAKA”