MANAGEMEN MENYUSUI

Posted: October 17, 2008 by mbah admin in Gaya hidup
Tags: ,

 

Semoga informasi ini bisa menggugah kesadaran perempuan untuk memberikan yang terbaik untuk anak anaknya dan memberikan hak anak untuk mendapatkan ASI yang secara kodrati payudara adalah organ yang menghasilkan air susu yang mulai berproduksi menjelang ibu melahirkan….Selamat membaca !!!

 

 

MANAGEMEN MENYUSUI

 

Oleh : dr. TONY WIDYANTO

 

 

Pengantar

 

Perempuan mendapat anugrah Tuhan untuk dapat mengandung, melahirkan dan menyusui. Kodrat pada perempuan ditandai oleh perangkat reproduksi yakni rahim, kandung telur serta payudara sebagai organ penunjang. Sayangnya tidak semua perempuan bisa memahami dan menghayati kodratnya, seorang ibu lebih memilih susu formula daripada ASI, padahal s/d sekarang ASI belum ada tandingannya.

 

Beberapa mitos tentang menyusui yang beredar di masyarakat :

 

  • Menyusui membuat tubuh ibu sukar kembali ke bentuk semula ( faktanya, timbunan lemak akan mudah lenyap saat menyusui )
  • ASInya tak mencukupi  ( faktanya, ASI diproduksi sesuai dengan permintan,makin sering menyusui makin banyak produksi yang dihasilkan)
  • Ukuran payudara ( >Besar kecilnya payudara tidak berkaitan dengan kemampuan memberikan ASI.  >ASI diproduksi oleh jaringan kelenjar susu(alveolus),bukan jaringan lemak (pada payudara besar). Asal normal produksi ASI akan sesuai dengan kebutuhan bayi.)
  • ASI pertama bisa menimbulkan penyakit  (Pada hari pertama s/d kelima banyak mengandung protein tinggi,zat kekebalan   tubuh,serta laktosa dan lemak yang rendah sehingga mudah dicerna.)
  • Menyusui membuat bentuk payudara tidak bagus (Bagus tidaknya bentuk payudara dipengaruhi oleh faktor keturunan dan usia)
  • Menyusui itu merepotkan Sebenarnya menyusui lebih praktis,buka payudara tinggal sodorkan ke mulut bayi pasti suhunya pas, takaranya pas daripada membersihkan botol, menakar,membawa perlengkapan susu kemana-mana saat pergi.                                               

Manfaat dan keunggulan ASI

Manfaat ASI untuk ibu :

  1. Isapan bayi pada payudara merangsang hormon oxytocin yang diproduksi kelenjar hipofise  meningkat, sehingga mengecilnya rahim kebentuk semula( involusi )lebih cepat. Mencegah perdarahan pasca melahirkan dan Resiko kanker payudara lebih rendah.
  2. Menyusui secara murni ( eklusive ),akan menunda kehamilan karena hormon menyusui akan menghambat proses ovulasi.
  3. Kedekatan psikologis dengan anak, kasih sayang lebih tercurah, bayi merasa aman ada di dekapan ibu.

Manfaat untuk keluarga :

  1. Aspek Ekonomis : Lebih menghemat ( Kuranglebih Rp 800.000,0/bln untuk membeli susu Formula )
  2. Aspek Psikologis : Kebahagiaan bertambah dengan kelahiran jarang.

Manfaat untuk negara :

  1. Menurunkan angka kesakitan dan kematian anak ( ASI mengandung zat kekebalan )
  2. Mengurangi subsidi untuk RS
  3. Bayi yang diberi ASI lebih jarang dirawat di RS daripada bayi yang  mendapat susu formula.
  4. Mengurangi pengeluaran negara untuk import susu formula
  5. Kuranglebih Rp 8,6 Milyar/th yang digunakan untuk membeli susu formula.
  6. Meningkatkan kualitas generasi penerus bangsa. Anak bisa tumbuh dan berkembang secara optimal.

 

Kerugian susu formula :

  1. Pengenceran yang salah, bila kental terjadi hipernatrium, hipertensi,kegemukan,infeksi usus. Bila encer : Malnutrisi ( kurang gizi dan gangguan pertumbuhan)
  2. Kontaminasi mikroorganisme.
  3. Alergi.
  4. Diare kronis

 Tehnik menyusui:

Posisi dan perlekatan menyusui

Ada beberapa macam posisi menyusui:duduk, berdiri, atau berbaring.

Posisi : Bayi lurus sejajar, menghadap ibu, telinga dan lengan pada satu garis lurus, dagu bayi setinggi aerola,ada bonding antara ibu dan bayi.Perlekatan : hidung menempel payudara, sebagaian besar aerola bawah masuk mulut,mulut terbuka lebar, bibir bawah ndower

 

 

 

 Langkah menyusui yang benar :

 

  1. sebelum menyusui, ASI dikeluarkan sedikit kemudian dioleskan pada putimg susu dan aerola sekitarnya.Cara ini mempunyai manfaat sebagai desinfektan dan menjaga kelembaban puting susu.
  2. Bayi diletakkan menghadap perut ibu/payudara.
  3. Payudara dipegang dengan ibu jari diatas dan jari lain menopang dibawah, jangan menekan puting susu atau aerolanya saja.
  4. Bayi diberi rangsangan untuk membuka mulut (rooting reflek) dengan cara : 1. menyentuh pipi dengan puting susu atau, 2.menyentuh sisi mulut bayi
  5. Setelah bayi membuka mulut,dengan cepat kepala bayi didekatkan ke payudara  ibu dengan puting serta aerola dimasukkan ke mulut bayi; a. Usahakan sebagaian besar aerola dapat masuk kemulut bayi,sehingga puting susu berada dibawah langit-langit dan lidah bayi akan menekan ASI keluar dari tempat penampungan ASI yang terletak dibawah aerola. b. Setelah bayi mulai menghisap, payudara tak perlu dipegang atau disangga lagi

 

 

Cara pengamatan Tehnik menyusui Yang Benar :

 

Menyusui dengan tehnik yang tidak benar bisa menyebabkan puting susu menjadi lecet, ASI keluar tidak optimal sehingga mempengaruhi produksi ASI selanjutnya atau bayi enggan menyusu.Untuk mengetahui bayi telah menyusui dengan benar, perhatikan :

         Bayi tampak tenang

         Badan bayi menempel pada perut ibu,

         Mulut bayi terbuka lebar,

         Dagu bayi menempel pada payudara ibu,

         Sebagaian besar aerola masuk kedalam mulut bayi,aerola bawah lebih banyak yang masuk,

         Bayi nampak mengisap dngan kuat dengan irama perlahan,

         Puting susu ibu tidak terasa nyeri,

         Telinga dan lengan bayi terletak pada satu garis lurus,

         Kepala agak menengadah.

         Melepas isapan bayi :

Setelah meyusui pada satu payudara sampai terasa kosong,sebaiknya mengganti denagn payudara yang lain.Cara melepas isapan bayi :

# jari kelingking ibu dimasukkan kemulut bayi melalui sudut mulut atau,

# dagu bayi ditekan kebawah.

  • Setelah selesai menyusui,ASI dikeluarkan sedikit kemudian dioleskan pada  puting susu dan aerola sekitarnya,biarkan kering dengan sendirinya.
  • Menyendawakan bayi,dengan tujuan mengeluarkan udara dari lambung supaya bayi tidak muntah(gumoh)setelah menyusui.dengan cara: Bayi digendong tegak dengan bersandar pada bahu ibu kemudian punggungnya ditepuk perlahan-lahan atau, Bayi tidur tengkurap dipangkuan ibu,kemudian punggungnya ditepuk perlahan-lahan.

Lama dan frekwensi menyusui

 

Sebaiknya bayi disusui secara sesuai keinginan bayi(on demand),karena bayi akan menentukan sendiri kebutuhannya.Bayi yang sehat dapat mengosongkan satu payudara sekitar 5-7 menit dan ASI dalam lambung akan kosong dalam 2 jam. Menyusui yang dijadwalkan akan berakibat kurang baik,karena isapan bayi sangat berpengaruh pada rangssangan produksi berikutnya.menyusui malam hari juga akan memacu produksi ASI.

Selama masa menyusui sebaiknya ibu menggunakan BH (kutang) yang dapat menyangga payudara,tetapi tidak terlalu ketat.

Pengeluaran ASI

Apabila ASI berlebihan, sampai keluar memancar,maka sebelum menyusui sebaiknya ASI dikeluarkan lebih dahulu untuk menghindari bayi tersedak atau enggan menyusu.Pengeluaran ASI juga berguna bagi ibu yang bekerja bisa meninggalkan ASI untuk bayinya.

Pengeluaran ASI dapat dilakukan dengan dua cara :

  • Pengeluaran dengan tangan : tangan ibu dicuci dengan bersih,menyiapkan cangkir/gelas tertutup yang telah dicuci dengan air mendidih.ibu melakukan pemijatan payudara dengan kedua telapak tangan dari pangkal ke arah aerola.dilakukan pemijatan  secara merata mengelilingi payudara.
  • Pengeluaran dengan pompa
  • Bila payudara bengkak/ terbendung dan puting susu terasa nyeri,maka akan lebih baik bila ASI dikeluarkan dengan pompa payudara.Pompa baik digunakan bila ASI benar-benar penuh,tetapi pada payudara yang lunak akan lebih sukar.Ada dua macam pompa,pompa tangan dan pompa listrik,yang biasa digunakan adalah pompa Payudara tangan.

Penyimpanan ASI

ASI yang dikeluarkan dapat disimpan untuk beberapa saat.Ada perbedaan lamanya disimpan dikaitkan dengan tempat penyimpanan:

– Di udara bebas/terbuka                           : 6-8 jam

– Di lemari Es                                            : 24 jam

– Di lemari pendingin/beku (-18° C)         : 6 bulan

ASI yang didinginkan tidak boleh direbus bila akan dipakai,karena kualitsnyaakan menurun,yaitu unsur kekebalannya.ASI tersebut cukup didiamkan beberapa saat didalam suhu kamar,agar tidak terlalu dingin,atau dapat pula direndam di dalam wadah yang telah terisi air panas.

 

 

Pemberian ASI peras

 

Perlu diperhatikan,jangan diberikan dengan botol/dot,karena hal ini akan menyebabkan bayi “bingung puting”.Berikan pada bayi dengan cangkir atau sendok,sehingga saat ibu menyusui langsung,bayi tidak menolak menyusu.

Cara pemberian dengan menggunakan cangkir :

  • Ibu atau yang memberi minum bayi,duduk dengan memangku bayi.
  • Punggung bayi dipegang dengan lengan.
  • Cangkir diletakkan pada bibi bawah bayi.
  • Lidah bayi berada diatas pinggir cangkir dan biarkan bayi mengisap ASI dari dalam cangkir(saat cangkir dimiringkan).
  • Beri sedikit waktu istirahat saat bayi menelan.

 

Demikian sedikit informasi yang bisa saya sampaikan, semoga ada manfaatnya dan berguna bagi temen-temen yang mempunyai bayi. Semoga anak-anak kita menjadi generasi yang  lebih baik dari kita dan tentunya menjadi anak yang sholeh & sholehah….Amien.

 

 

Sby, agustus 08

inot

 

 

 

 

”Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara ma’ruf. Seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya. Janganlah seorang ibu menderita kesengsaraan karena anaknya dan seorang ayah karena anaknya, dan warispun berkewajiban demikian. Apabila keduanya ingin menyapih (sebelum dua tahun) dengan kerelaan keduanya dan permusyawaratan, maka tidak ada dosa atas keduanya. Dan jika kamu ingin anakmu disusukan oleh orang lain, maka tidak ada dosa bagimu apabila kamu memberikan pembayaran menurut yang patut. Bertakwalah kamu kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al Baqarah-233)

 

Comments
  1. genti says:

    memang sexy

  2. abu mustangin says:

    saya sangat setuju dengan ASI untuk anak agar indonesia labih cerdas

  3. mbah admin says:

    Ribuan kilo..jalan yang kau tempuh
    Lewati rintang..untuk aku anakmu…
    Ibuku sayang masih terus berjalan…
    Walau tapak kaki penuh darah..penuh nanah

    Seperti udara..kasih yang engkau berikan
    Tak mampu kumembalas..
    Ibu….Ibu
    (Fals,album Buku Ini Aku Pinjam)

  4. inot says:

    Untuk mas kenthus,..memang produksi ASI masing2 ibu berbeda..hal ini bisa disebabkan banyak faktor.Akan tetapi seperti yg sudah mas kenthus ketahui,produksi ASI bisa dipacu dgn suplemen2..ataupun dari sayur2an dan makanan..sebenarnya prod ASI ibu tanpa adanya penyakit kronis(ibu yang normal)sangatlah cukup..mengenai anak yang enggan menyusu bi
    sa disebabkan:
    1.Inisiasi dini tidak dilakukan,yaitu pemberian ASI 1-2jam setelah bayi lahir.jangan langsung diberikan susu formula,sebaliknya,anak langsung disusui mamanya
    2.cara menyusuinya yang kurang benar,sehingga ASI yang keluar sedikit..(cara menyusui yang benar spt artikel diatas…red.)apalagi sudah merasakan dot susu formula,bayi akan cenderung milih pake dot drpd ASI.
    3.Psikologi seorang ibu untuk siap menjadi seorang ibu yang mampu meluangkan waktu untuk menyusui anaknya setiap saat.Tidak gampang hal ini dilakukan,mengingat kesibukan ibu sbg seorang wanita karier..
    jadi,sungguh berat menjadi seorang ibu,rela berkorban mempertaruhkan nyawa saat persalinan.. tanpa berharap pamrih..merawat saat bayi..sampai dewasapun tidak lepas dari naungan doanya..tidak akan mampu kita membalas sesuai dengan pengorbanannya..akankah masih ada upaya kita untuk tidak berbakti kepada ibu??!!..
    ..ok,kembali ke mas kenthus..jadi silakan di evaluasi lagi dimana letak kurang pas nya..tapi yang jelas ASI adalah yang terbaik.
    Terimakasih..

    • ipey says:

      Ton, waktu baru melahirkan air susuku banyak banget…karena cesar jadi belum bisa bangun tp alhamdulilah dapat memberikan ASI pertama buat baby-ku. tapi pada saat penyembuhan jahitan cesar ada sedikit inveksi (kata dokternya) dan harus mengkonsumsi obat yang lebih keras tetapi tidak boleh menyusui…selama tidak menyusui ASi di pompa dan dibuang…selama 2 minggu masa pengobatan ex-cesar itu ternyata ASI jadi macet ya walaupun di pompa rutin…akhirnya aku hanya bisa memberikan ASI buat baby ku full 3 minggu… sedih banget… yaa semoga ASI yang cuma 3 minggu itu (dari ASI pertama) sangat bermanfaat buat baby ku…amien.

      BTW apakah masih memungkinkan ASI bisa keluar lagi ya setelah macet?

      Thanks ya infonya….
      Jika ada solusinya..alhamdulilah

      Bye,
      Evi

  5. jirenx says:

    guyon kok tus, oh iyo tus ono resepe tradisional, ibue kon minum jinten hitam + madu buat melancarkan asi, sekarang banyak kok kapsul jinten hitam, di pancaran juga ada di baratnya bakso pancaran coba aja gak ada efek sampingnya kok

  6. jirenx says:

    wah kalo kasuse kentus koyo’e pentile ibu’ mambu rokok goro goro bapake yo melok nyusu dadi anake maleh gak gelem iyo ngono tho tus.

  7. mbah admin says:

    Memang ASI itu juga berbeda-beda antara satu ibu dg lainnya. Ada ibu yg menghasilkan ASI sedikit, shg si bayi tidak bisa ngempeng sampai puas. Anakku dulu jg gitu, gak mau nyusu ibunya…gara2 ASI ibu sedikit keluarnya. Akhirnya ya…nyusu susu formula.
    Jadinya,kl ASI lancar…tugas ibu utk menata MANAGEMENT MENYUSUI-nya…..tp kalo ASI gak lancar…adalah tugas Bapak utk menata MANAGEMENT KEUANGAN-nya utk beli susu kotak.
    He..he…(I love you mom, my lovely wife and my sweet daughter…)

  8. n'thoes says:

    wah ouuke banget artikel`e
    cuman ada kendala kalo bayi enggan untuk menyusu.
    apa karena pas habis melahirkan si bayi gak langsung didekatkan si ibu utk menyusu.
    contohe anakku gak doyan blas ama susu mamanya, apa karena pas menyusu itu lebih membutuhkan tenaga extra, soalnya kalo pake susu formula didot kan lebih enteng menyusuinya..
    sama tanya lagi pak dokter, stlh 3 bln tdk meyusui, apa bisa dirangsang utk bisa keluar lagi, soalnya aku br tahu ada formula2 utk memperlancar ASI sprti ASIVIT dll.

    tx bosss

  9. sonny bdoors says:

    sekarang baru terasa setelah menjadi bapak, bagaimana rasane kalau anaknya ntar kl sdh gede nuakal…hehhehe..ternyata memang berat menjadi seorang ibu. HORMATI IBU…IBU…IBU…baru BAPAK..!!!

  10. duniamascha says:

    gambare rek …. penyejuk kunam :))

  11. mbah admin says:

    Piye cah…gak pingin nyusu ??

  12. inot says:

    Terimakasih banyak mbah admin..Bdoors..artikelnya bisa tersaji dengan baik..smoga ada manfaatnya,dan temen2 yang lain bisa tergugah untuk menulis artikel sesuai dengan keahliannya..bravo parekita..

  13. sonny bdoors says:

    memang susu ibu itu dasyat..syat..syat. selain bisa membuat anak tumbuh sehat juga mmbt bapak2 jadi semangat hahaha…ya itu bedanya susu ibu dan susu kaleng..canda rek !!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s